Pemanfaatan Metode Heuristik Dalam Pencarian Jalur Terpendek Dengan Algoritma Semut dan Algoritma Genetika

Aprizal Aprizal

Abstract


Tanpa program komputer hanyalah menjadi sebuah kotak yang tak berguna. Secara umum, pencarian jalur terpendek dapat dibagi menjadi dua metode yaitu metode konvensional dan heuristik. Pemanfaatan metode heuristik yang diharapkan dapat menyelesaikan masalah pencarian jalur terpendek dengan hasil yang lebih variatif dan dengan waktu perhitungan yang lebih singkat. Pada metode konvensional logika yang dipakai hanya dengan membandingkan jarak masing-masing node dan kemudian mencari jarak yang terpendek. Namun, kelemahan metode konvesional pada keakuratan hasil yang didapatkan serta tingkat kesalahan yang dihasilkan pada perhitungan. Hal tersebut tidak akan menjadi masalah jika data yang dibutuhkan hanya sedikit, sebaliknya maka akan menyebabkan peningkatan tingkat kesalahan perhitungan dan penurunan keakuratan. Pemanfaatan teknologi informasi pada pencarian jalur terpendek menghasilkan suatu hasil atau keluaran yang akurat dan tepat, untuk pilihan perjalanan seseorang dengan mempertimbangkan beberapa parameter yang lain. Untuk kasus yang berbeda algoritma akan memberikan hasil yang berbeda, tidak dapat dipastikan bahwa algoritma semut atau genetik yang terbaik. Secara konsep algoritma, metode konvesional lebih mudah untuk dipahami tetapi, hasil yang diperoleh dari metode heuristik lebih variatif. Dengan metode heuristik, waktu perhitungan yang diperlukan lebih cepat 30% dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional.

Full Text:

PDF (Indonesian)
DOI http://dx.doi.org/10.35585/inspir.v3i1.27
Abstract 1627 kali dilihat
PDF (Indonesian) 5113 kali diunduh

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.